Purworejo, 27/2/2026, Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) STAINU Purworejo menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD), reuni alumni, dan buka bersama dalam rangka memperingati Harlah ke-10 Prodi PGMI (Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah) sekaligus Harlah STAINU Purworejo. Acara ini mengusung tema “Guru Kelas Zaman Now: Adaptif, Kreatif, dan Bermakna untuk Generasi Alpha” dengan menghadirkan narasumber Bu Linatul Qoni’ah, S.Pd., sekaligus sebagai alumni Prodi PGMI STAINU Purworejo.
Kegiatan berlangsung di Auditorium STAINU Purworejo mulai pukul 15.30 WIB hingga selesai. Acara ini terbuka untuk umum dan dihadiri oleh dosen, tenaga pendidik, mahasiswa semester 1 sampai semester 8, serta para alumni PGMI.
Dalam sambutan Ketua Panitia Acara, Muhammad Sidiq menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara ini: “Alhamdulillahirabbil ‘alamin, puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Allah Subhanahu wa Ta’ala, karena atas limpahan rahmat, taufik, dan hidayah-Nya, kita semua dapat berkumpul dalam acara Talkshow dan FGD yang dirangkaikan dengan buka bersama dalam rangka Harlah PGMI, dalam keadaan sehat wal ‘afiat. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam.”
Ketua Panitia mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, serta menekankan relevansi tema dengan tantangan pendidikan masa kini. Harapannya, forum ini menjadi ruang diskusi aktif, reflektif, dan inspiratif bagi mahasiswa PGMI.
Sambutan Ketua Prodi PGMI STAINU Purworejo, Siti Anisatun Nafi’ah, S.Hum., M.Pd., menekankan pentingnya peran alumni dalam mendukung mahasiswa:
“Alumni memiliki peranan penting bagi adik-adik kelas, baik dalam berbagi pengalaman maupun membuka peluang karier di Madrasah Ibtidaiyah. Sinergi antara alumni, dosen, dan mahasiswa akan memperkuat kualitas lulusan PGMI. Kami berharap alumni memiliki program kerja yang jelas, misalnya mengisi acara rutin setiap tahun, sehingga kontribusi mereka semakin nyata.” kata Anisatun.
Beliau juga mencontohkan kiprah alumni yang telah menjadi kepala sekolah di MI NU Watuduwur, serta rencana pembentukan ketua alumni PGMI untuk memperkuat jaringan dan kolaborasi.
Dalam sambutan Ketua STAINU Purworejo, Dr. H. Mustadin Taggala, S.Psi., M.Si., beliau menegaskan bahwa kualitas perguruan tinggi diukur dari kiprah alumni di masyarakat.
“Keberhasilan perguruan tinggi tidak hanya berhenti pada meluluskan mahasiswa, tetapi juga pada kualitas lulusan yang dihasilkan. Kiprah alumni di masyarakat menjadi indikator penting apakah STAINU Purworejo memiliki kualitas atau tidak. Catatan dari alumni akan menjadi refleksi dan evaluasi bagi kami agar terus meningkatkan mutu pendidikan.” ucap Mustadin.
Beliau menambahkan bahwa usia STAINU Purworejo yang telah mencapai 52 tahun harus semakin matang dalam membina mahasiswa sebagai calon guru yang siap mengabdi.
Acara Harlah ke-10 Prodi PGMI STAINU Purworejo dan Harlah STAINU Purworejo berjalan lancar, penuh kehangatan, serta sarat makna. Melalui FGD, reuni alumni, dan buka bersama, kegiatan ini diharapkan memperkuat ukhuwah civitas akademika, memperkokoh peran alumni, serta menginspirasi mahasiswa PGMI untuk menjadi guru yang adaptif, kreatif, dan bermakna bagi Generasi Alpha. (Lulu Holifani)

Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Purworejo merupakan salah satu Perguruan Tinggi di Kabupaten Purworejo yang memiliki salah satu visi yakni menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran yang kreatif, inovatif dan berwawasan kebangsaan dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi dan seni yang kompetitif di era global.