Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah STAINU Purworejo mengadakan kegiatan ziarah ke makam para wali di Kabupaten Purworejo. Diantaranya Makam KHR. Imam Puro di lereng Bukit Geger Menjangan Desa Candi Baledono Purworejo, kemudian makam RAA Tjokronegoro I di Bulus Purworejo, dan makam KH. RM Mansyur Muhyidin Ar-Rofi’I atau Tuan Guru di Loning, Kemiri, Purworejo. Ziarah tersebut merupakan program kerja baru sekaligus diadakan untuk menyemarakkan Hari Santri Nasional 2024.
Kegiatan Ziarah Wali yang berlangsung pada tanggal 22 Oktober 2024 ini dilakukan dengan beberapa tujuan. Selain untuk mengingat kematian seperti dalam hadist Nabi Muhammad SAW, juga sebagai bentuk untuk mengenal tokoh setempat sehingga memperkuat identitas lokal, mengenang jasa para tokoh atau ulama dan meneladani perjuangan mereka.
Ziarah dimulai dengan mengunjungi makam KHR. Imam Puro di lereng Bukit Geger Menjangan Desa Candi Baledono. KHR. Imam Puro dikenal sebagai ulama yang kharismatik, memiliki wawasan ilmu keagamaan yang luas. Menyebarkan Islam di wilayah Selatan jawa pada masa kolonialisme. Dilokasi ini seluruh anggota HMPS PGMI melakukan doa bersama yang dipimpin oleh dosen STAINU Purworejo Zainal Muttaqin.S.Si.,M.Pd.I. Selanjutnya rombongan bergerak menuju makam RAA Tjokronegoro I di Bulus. RAA Tjokronegoro I merupakan Bupati Purworejo pertama dan dikenal sebagai tokoh yang berperan penting dalam membangun pondasi pemerintahan dan kemasyarakatan di Purworejo. Terakhir, seluruh anggota HMPS PGMI berziarah ke makam KH. RM Mansyur Muhyidin Ar-Rofi’i atau dikenal sebagai Tuan Guru Loning di Loning, Kemiri, Purworejo. Beliau merupakan guru atau ulama besar yang menyebarkan dan mendakwahkan islam di wilayah Desa Loning, Kemiri, Purworejo. Di makam ini seluruh anggota HMPS PGMI kembali memanjatkan doa dengan penuh khidmat.

Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Purworejo merupakan salah satu Perguruan Tinggi di Kabupaten Purworejo yang memiliki salah satu visi yakni menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran yang kreatif, inovatif dan berwawasan kebangsaan dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi dan seni yang kompetitif di era global.