Purworejo – Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) STAINU Purworejo berpartisipasi aktif dalam webinar bertajuk “Tantangan dan Peluang PGMI Meraih Akreditasi Unggul Berkelanjutan dengan Instrumen Akreditasi LAMDIK 3.0” yang diselenggarakan oleh Asosiasi PD PGMI Indonesia pada Rabu, 22 Januari 2026 melalui platform Zoom Meeting.
Webinar ini menghadirkan Dr. Andi Prastowo, M.Pd. sebagai narasumber utama yang memaparkan secara komprehensif arah kebijakan dan penguatan standar akreditasi pada Instrumen LAMDIK 3.0. Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan program studi, dosen, serta tim penjaminan mutu Prodi PGMI STAINU Purworejo sebagai bagian dari langkah strategis dalam meningkatkan kesiapan menghadapi proses akreditasi.
Dalam pemaparannya, narasumber menekankan pentingnya penguatan tata kelola program studi, implementasi sistem penjaminan mutu internal, penyelarasan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), serta optimalisasi capaian pembelajaran lulusan yang relevan dengan kebutuhan pendidikan dasar dan perkembangan IPTEKS.
Ketua Prodi PGMI STAINU Purworejo menyampaikan bahwa fokus pada Instrumen LAMDIK 3.0 menjadi komitmen bersama dalam membangun budaya mutu berkelanjutan. “Melalui webinar ini, kami semakin siap menyelaraskan seluruh program dan kebijakan prodi dengan standar LAMDIK 3.0 guna meningkatkan kualitas layanan akademik dan memperkuat daya saing lulusan PGMI,” ujarnya.
Melalui partisipasi dalam kegiatan ini, Prodi PGMI STAINU Purworejo menegaskan kesiapan untuk mengimplementasikan Instrumen LAMDIK 3.0 secara optimal sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam mewujudkan program studi yang unggul, adaptif, dan berorientasi pada mutu nasional serta kebutuhan masyarakat.

Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Purworejo merupakan salah satu Perguruan Tinggi di Kabupaten Purworejo yang memiliki salah satu visi yakni menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran yang kreatif, inovatif dan berwawasan kebangsaan dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi dan seni yang kompetitif di era global.