Purworejo – Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Purworejo periode 2025–2026 resmi mengakhiri masa khidmahnya dengan menyelenggarakan Kongres Mahasiswa XVI dan Pemilihan Raya (Pemilu Raya) Mahasiswa. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu (17/10/2026) mulai pukul 07.00 WIB bertempat di kampus STAINU Purworejo.
Dengan mengusung tema “Meneguhkan Demokrasi Kampus, Mewujudkan Regenerasi Kepemimpinan Mahasiswa yang Berintegritas dan Progresif”, kegiatan ini menjadi forum krusial bagi seluruh mahasiswa untuk menyalurkan aspirasi, mengevaluasi kinerja kepengurusan organisasi, serta merumuskan arah kebijakan kelembagaan demi mewujudkan organisasi kemahasiswaan yang lebih aktif, bertanggung jawab, dan progresif. Selain itu, kegiatan ini juga dirancang sebagai ruang untuk membangun komunikasi, merawat iklim demokrasi, dan memperkuat sinergi antarlembaga di lingkungan STAINU Purworejo.
Acara pembukaan dihadiri oleh Ketua STAINU Purworejo, Dr. H. Mustadin Taggala, S.Psi., M.Si. Turut hadir, Wakil Ketua I Bidang Akademik, Aniqoh, Lc., M.Th.I., Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan, Kerjasama, & Alumni, Nurjannah, S.Sos.I., M.Pd., Ketua Program Studi PGMI, Hj. Ani Maftuhah, S.H., M.Pd., serta Ketua Program Studi PIAUD, Susi Arum Wahyuni, S.Sos., M.A. Selain jajaran pimpinan, kegiatan ini juga dihadiri oleh Demisioner DEMA 2024–2025, Catur Apriyanto, S.Pd., Demisioner SEMA 2024–2025, Imam Fari Sasongko, S.Pd., serta para mahasiswa perwakilan dari Program Studi PAI, PGMI, dan PIAUD.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Yalal Wathon, dan Mars STAINU Purworejo, yang kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an.
Memasuki agenda sambutan, Ketua Panitia, Rafiq Mochammad Noordin, dalam laporannya menekankan bahwa Kongres Mahasiswa dan Pemilu Raya ini bukan sekadar momentum untuk memilih Ketua DEMA dan SEMA yang baru, melainkan menjadi sarana pembelajaran demokrasi yang nyata bagi seluruh mahasiswa. Beliau menyampaikan pentingnya proses ini sebagai ruang untuk saling menghargai perbedaan pandangan, melatih kebebasan menyampaikan pendapat, dan menentukan arah pergerakan organisasi ke depan. Kepada para calon pemimpin, beliau berpesan agar melakoni seluruh proses dengan penuh tanggung jawab dan menjadikan ajang ini sebagai momentum menawarkan gagasan serta program kerja yang bermanfaat bagi mahasiswa, bukan semata-mata mengejar jabatan. Sementara kepada seluruh mahasiswa, beliau mengajak agar hak pilih dapat digunakan secara bijak berdasarkan rekam jejak, kapasitas, dan komitmen para calon.
Senada dengan hal tersebut, Ketua DEMA STAINU Purworejo periode 2025–2026, Khakim Mustofa, menguraikan rasa terima kasih yang mendalam atas dedikasi seluruh jajaran pengurus serta dukungan penuh dari pihak lembaga selama satu periode kepengurusan. Beliau berharap hasil dari forum kongres ini mampu melahirkan estafet kepemimpinan baru yang lebih responsif, berintegritas, dan membawa organisasi kemahasiswaan ke tingkat yang lebih baik.
Rangkaian sambutan kemudian diakhiri dengan arahan sekaligus pembukaan kegiatan secara resmi oleh Ketua STAINU Purworejo, Dr. H. Mustadin Taggala, S.Psi., M.Si., menekankan pentingnya peran organisasi dalam membentuk karakter dan kemampuan mahasiswa.
“Organisasi adalah laboratorium kepemimpinan yang sesungguhnya, tempat mahasiswa mempraktikkan secara langsung kepemimpinan nyata yang tidak didapatkan hanya di dalam kelas. Di sinilah wadah untuk melatih cara berkomunikasi yang efektif, bekerja sama dalam tim, serta menyelesaikan berbagai dinamika dan masalah. Berorganisasi juga menumbuhkan kedisiplinan, rasa tanggung jawab, dan kemampuan mengelola waktu dengan baik. Lebih dari itu, keterlibatan dalam organisasi akan meningkatkan rasa percaya diri, kepedulian sosial, serta kemampuan dalam mengambil keputusan,” tegas Dr. H. Mustadin Taggala.
Setelah rangkaian acara pembukaan dan sesi foto bersama selesai, seluruh peserta melanjutkan kegiatan ke agenda inti, yaitu pelaksanaan sidang-sidang pleno yang terdiri atas:
- Sidang Pleno I: Pembahasan dan penetapan Tata Tertib Persidangan.
- Sidang Pleno II: Penyampaian dan penilaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Pengurus DEMA periode 2025–2026.
- Sidang Pleno III: Pembahasan komisi untuk merumuskan garis-garis besar program kerja dan arah kebijakan organisasi.
- Sidang Pleno IV: Pembahasan dan penetapan Tata Tertib Pelaksanaan Pemilihan Raya Mahasiswa.
Seluruh rangkaian sidang pleno berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh kekhidmatan hingga penghujung acara. Antusiasme peserta tampak dari aktifnya para mahasiswa dalam berdiskusi, menyampaikan pandangan, serta merumuskan ide-ide strategis bagi masa depan organisasi kemahasiswaan. Melalui dinamika persidangan yang sehat ini, Kongres Mahasiswa XVI dan Pemilu Raya STAINU Purworejo berhasil menegaskan komitmen bersama dalam membangun iklim kemahasiswaan yang lebih aktif, demokratis, dan berorientasi pada kemajuan lembaga. Dokumentasi oleh Fidia PGMI 7

Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Purworejo merupakan salah satu Perguruan Tinggi di Kabupaten Purworejo yang memiliki salah satu visi yakni menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran yang kreatif, inovatif dan berwawasan kebangsaan dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi dan seni yang kompetitif di era global.